Ngunduh Mantu
Under Construction

Setelah melakukan Ijab Qobul, Sang Jaka mempersiapkan diri kembali untuk disandingkan dengan Tuan Putri Kepoh yang disebut dengan upacara Panggih. Tata urutan acara panggih adalah sebagai berikut :
Liron Kembar Mayang, yaitu saling tukar kembar mayang antar pengantin, bermakna menyatukan cipta, rasa dan karsa untuk bersama-sama mewujudkan kebahagiaan dan keselamatan.




Midodareni adalah malam sebelum akad nikah, yaitu malam melepas masa lajang bagi kedua calon pengantin. Acara ini dilakukan di rumah calon pengantin perempuan.
Kata Midodareni ini sendiri berasal dari kata widodareni yang berarti bidadari, lalu menjadi midodareni yang berarti membuat keadaan calon pengantin seperti bidadari. Dalam dunia pewayangan, kecantikan dan ketampanan calon pengantin diibaratkan seperti Dewi Kumaratih dan Dewa Kumajaya. Tidak dapat dipungkiri memang, Sang Jaka memiliki paras yang sangat mirip dengan Dewa Kumajaya :p. (Gak sia-sia diet selama 6 bulan).
Read More…

Dalam proses Siraman Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh, dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan di dua tempat yang berbeda. Sang Jaka siraman di Hotel Graha Sragen dan Tuan Putri Kepoh melangsungkan siraman di kediamannya di Dukuh Kepoh. Tahapan dalam prosesi Siraman adalah sebagai berikut :


Ola semua, kita lanjutkan cerita dihari yang sama dengan cek kesehatan, yaitu menuju Kantor Urusan Agama (KUA).

Kembali bersama Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh dengan episode Cek Kesehatan…
Pada tanggal 15 Juni 2009, Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh berada di Sragen untuk memeriksakan Kesehatannya. Tes kesehatan ini merupakan salah satu syarat yang diminta oleh KUA selain Pas Foto, Kartu Keluarga, KTP, dll. untuk syarat nikah.


Konsep kostum untuk prewed kali ini adalah kebanyakan formal. Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh membawa kostum-kostum :
1. Kebaya dan Basofi 2 stel
2. Hem putih, jeans biru dan rompi merah
3. Dua seragam sarimbit batik
Dan jangan lupa, seperti di cerita sebelumnya, SJ dan TPK juga membawa koper segedhe bagong saat sesi pemotretan di Semarang. Just in case. ![]()
Read More…

Begitu pula dengan Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh. Sangat beruntung sekali dua insan ini karena memiliki kesempatan untuk di jepret dua orang photografer. Photografer pertama adalah Arief Prasetyo yang merupakan kakak dari Sang Jaka sendiri, dan yang kedua adalah Mas Pramudiono.
Read More…
Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here