Adhi Laksono

June 10, 2009

Persiapan Nikah (Chapter 4 - Foto Prewed Part 1)

Filed under: My every day live


Wah, pasti salah satu hal mengasyikkan dalam menyambut hari bahagia kedua pasangan Raja dan Ratu adalah pada saat melakukan sesi pemotretan Pre wedding.

Begitu pula dengan Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh. Sangat beruntung sekali dua insan ini karena memiliki kesempatan untuk di jepret dua orang photografer. Photografer pertama adalah Arief Prasetyo yang merupakan kakak dari Sang Jaka sendiri, dan yang kedua adalah Mas Pramudiono.

Untuk pengambilan photo oleh Mas Arief, dilakukan di kawasan Cibubur. Dengan konsep casual. Yang agak nyeleneh adalah ide Sang Jaka yang ingin mengenakan seragam sepakbola untuk prewednya. :D Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh menyiapkan seragam sepakbola ini dengan penuh perjuangan, berhubung keinginannya bermacam-macam untuk konsep seragam sepakbola ini.
1. Nyari ukuran seragam timnas untuk TPK ampe ke Sragen
2. Mencari tukang sablon untuk seragam timnas ini
3. Mencari seragam PSIS dan Persis Solo :D

Kenapa butuh tukang sablon, karena Sang Jaka punya ide untuk mengabadikan nama dan tanggal pernikahannya di kedua seragam timnas tersebut. :D … Alhamdulillah dapat terealisir juga.

Selain seragam sepakbola, ada beberapa kostum yang telah disiapkan oleh Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh, sebagai berikut :
1. Hem putih dan jeans biru
2. Rompi merah dan baju sweater merah, kombinasi hem putih
3. Dua seragam sarimbit batik

Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh memang membawa satu tas koper segedhe bagong untuk persiapan prewednya. Sekedar saran bagi yang mau prewed, bawa ajah semua pakaian yang sekiranya bagus untuk foto prewed, walaupun mungkin tidak akan dipakai semua. Who knows sikon-sikon bisa berubah, jadi kita punya banyak pilihan kombinasi pakaian :D .

Pemotretan pertama berlokasi di indoor, rumah kosong berletak di depan rumah Mas Arief. Dengan kostum merah putih (hem putih dengan kombinasi rompi merah), menunjukkan kecintaan kita kepada negara tercinta Indonesia.. Wuiisss… kayaknya berlebihan banget ya. Sebenernya emang kelihatan bagus aja kostum ini, jadinya kita pilih untuk kostum pertama yang dipakai untuk pemotretan. :D .
Gugupnya minta ampun, dan mati gaya banget deh, bingung mau ngapain, karena baru pertama kali foto prewed, untung Mas Arief bisa mengarahkan kita dengan baik, dan hasilnya pun memuaskan sekali.


Setelah 1-2 jam foto indoor, kita memutuskan untuk melakukan pemotretan outdoor. Kostum kedua SJ dan TPK memilih seragam sepakbola, maka yang dicari adalah lokasi dengan rumput hijau yang buanyak. Akhirnya dapat juga di sekitar Kota Wisata Cibubur (sepertinya memang Mas Arief sudah sempet survei tempat-tempat yang bagus untuk pemotretan, luar biasa sekali :D ).

Saat foto-foto di padang rumput sekitar Kota Wisata, kita didatangi salah seorang satpam penjaga salah satu cluster di Kota Wisata.
Pak Satpam : “Mas, kalo mau main di tempat lain aja mas!!!”

Buset, siapa yang mau main coba, mungkin karena pake seragam sepakbola dan bawa bola boneka kali ya. hihi… Tapi setelah diberikan pengertian oleh Mas Arief, akhirnya sesi pemotretan dapat dilanjutkan. Saran juga bagi yang mau foto-foto di kawasan ber-cluster, pastikan boleh melakukan sesi pemotretan di tempat itu. Ternyata ada beberapa tempat yang harus mendapatkan ijin penggunaan. :D


=====***=====

Ada cerita pula soal bola boneka yang digunakan. Berhubung kostum Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh adalah seragam sepakbola, tidaklah afdol kalo tidak membawa bola sepakbola juga dalam sesi pemotretan. Berhubung Sang Jaka tidak membawa bola sepakbola, yang digunakan adalah bola boneka yang dimiliki oleh dik Azka, putra pertama dari Mas Arief. Saat Sang Jaka secara diam-diam mengambil bola dari kotak mainan si Azka, eh… ternyata indra ke-6 Azka langsung jalan. Ketangkep basah deh Sang Jaka…
Azka : “BOYAAAA!!!!”
Sang Jaka : “dik, maap ya dik, bolanya di pinjem dulu..”
Azka : “BOYAAAA!!!!” (*mulai ada tanda-tanda mau nangis…)
Sang Jaka : “maap ya dik” (*ngacir dengan perasaan bersalah….)

Maaf ya dik Azka, Om Adhi cuma pinjem sebentar kok, nanti dikembalikan lagi boya-nya. hihi…


=====***=====

Setelah dirasa cukup sesi pemotretan dengan kostum sepakbola, kita berlanjut dengan memilih lokasi di restaurant. Dengan banyaknya meja payung, membuat unik lokasi ini. Serasa di luar negeri gitu. hihi.. Kostum yang kita kenakan adalah hem putih dan jeans biru.
Weee, pas lagi photo-photo, dateng lagi deh satpam.
Pak Satpam ke-2 : “Mas, sedang apa mas?” (*pura-pura gak tau)
Mas Arief : “Sedang foto-foto adik saya Pak”
Pak Satpam ke-2 : “Tidak boleh foto-foto disini Pak, harus ijin”

Namun, dengan bujuk rayu mas Arief, akhirnya sesi pemotretan dapat berlanjut, walau sebentar, karena gak enak sama satpamnya. hihi..

Malam hari, dengan setting rumah makan lesehan (sekalian makan malam hihi…), kostum yang kita pakai adalah batik. Dengan settingan seperti pedesaan, cocok sekali dengan kostum batik yang kita kenakan. Ternyata berkilau juga seragam batiknya kalo di foto. hihi.

Agak malu-malu saat pemotretan di rumah makan ini, karena banyak sekali orang yang melihat kita, dan ada live musicnya pula. Tapi dengan memasang muka cuek dan focus pada kamera, alhamdulillah semua berjalan dengan lancar.


Berhubung SJ dan TPK sudah mulai kelelahan dengan sesi-sesi pemotretan, dan mas Arief pun terlihat sangat letih, mungkin karena seharian bawa-bawa camera dan matanya terlalu sering membidik, maka kami memutuskan untuk menyudahi sesi pemotretan pada hari itu.

Hari berikutnya, pagi-pagi sekali, kami berangkat untuk melanjutkan sesi pemotretan. Kali ini adalah di Gerbang Kota Wisata. Kostum masih sama, yaitu hem putih dan jeans biru. Tapi khusus untuk kali ini, kita berusaha waspada agar tidak ada satpam yang melihat. hahaha.. Tapi alhamdulillah sesi pemotretan berjalan lancar dan hasilnya pun memuaskan.

Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh mengucapkan terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada Mas Arief atas waktu yang diberikan, dan kesabarannya dalam memotret Sang Jaka dan Tuan Putri Kepoh yang pemalu dan gagap gaya di depan camera. Kepada Mbak Arida pula, istri dari Mas Arief, yang walaupun dalam keadaan hamil, masih mau mendampingi kita semua dan mengarahkan dalam sesi pemotretan tersebut.

Sekali lagi terima kasih… :D

Sesi pemotretan di Cibubur sudah selesai… Kita jelang sesi pemotretan di Semarang.
to be continued…

9 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://ryotahiro.blogsome.com/2009/06/10/persiapan-nikah-chapter-4-foto-prewed-part-1/trackback/

  1. Wah rumah makannya keren dhi..
    Serasa gak di indo..

    Itu di cibubur yah?

    Comment by Reza — June 10, 2009 @ 5:41 am

  2. Iya ja, semua fotonya diambil di Cibubur. di Kota Wisata tepatnya ja.
    Emang bagus-bagus lokasinya, tapi ya itu, harus ngumpet2 dari satpam kayaknya. hihi… :p

    Comment by ryotahiro — June 10, 2009 @ 7:26 am

  3. Hiiii…Mas Adhi dibelakang layar lagi ngupil….
    Tahapan menuju pernikahan ini semoga terlewati dengan baik ya Mas.
    Setelah akad nikah, semoga kebahagiaan kita dari hari ke hari semakin bertambah. Amiiin
    Prewed, pengalaman yang gak bisa dilupakan ya Mas..Tanggal 28 Pebruari perwed, tanggal 1 Maretnya kita merayakan 3 tahun jadian…
    Nyari seragam TIMNAS yang pe ngubek2 Solo, tapi dapet di Pasar Bunder Sragen..Ehmm…
    Cari batik di PGS dan beteng seharian berpanas2an ditemenin Tante dan De Alwi…
    Pas, hari H nya hampir gak jadi karna kesibukan Mas Arief dan kebetulan juga ita sakit panas…
    Buat Mas Arief dan Mbak arida makasih ya atas semuanya…
    De Azka : makasih ya pinjaman bolanya….
    Seru banget ya Mas kalo bahas ini semua..
    Makasih Mas Adhi….
    Miss U

    Comment by anita — June 11, 2009 @ 3:56 am

  4. Oh iya, mas lupa cerita soal bola si Azka… padahal udah jahat banget ngambil bolanya, ampe Azka nangis.. maap ya dik Azka.. Om Adhi tambahin dikit deh ceritanya, soal bola dik Azka.. hihi :D

    Comment by ryotahiro — June 11, 2009 @ 4:11 am

  5. mmm sebenernya fotonya bagus , cuman foto yang paling atas sendiri yang deket judul , itu kamu Ga lagi Ngupil khan dhi???

    Comment by indah — June 12, 2009 @ 9:04 am

  6. haduh koyoke konsep prewed main bola itu udah lama terpikir di benakku di
    cuman sayang belum terealisasi karena belom ada calonnya.
    btw, entar kalo aku nikah banyak butuh saran dari dikau deh.

    sukses deh buat nikahnya.
    sing penting ojo ngsin2i geng kita
    halah opo toh

    Comment by rizky — June 13, 2009 @ 6:01 am

  7. @ipeh : sepertinya memang diriku lagi ngupil, terus di photo. hihi… photo2 yang ditampilin soalnya foto2 candid, pas gak nyadar ajah, Yang dicetak bakalan yang foto2 beneran. Yang siap pose. hihi, tapi belum dipublikasikan semua.. Buanyak yang harus di edit2 juga sih. :D

    @Rizky : Monggo kalo mau minta saran2 when the time comes. hehehe… Semoga daku bisa membantu kalo memang sudah saatnya masnya memutuskan untuk menikah. hihi.. Dongane wae kang ya, mugo2 lancar kabeh n ora ngisin2i F4 :D

    Comment by ryotahiro — June 16, 2009 @ 2:14 am

  8. Hahaaaa…
    Mas Adhi, hebat penulisan dan fotonya sangat jelas menggambarkan kejadian waktu itu…
    Kok dapet foto De Aska yang meringis ya Mas??
    Hehe…
    Makasih ya Mas.
    Lov U

    Comment by anita — June 16, 2009 @ 5:39 am

  9. Wow, selamat yaaaaaa. Asiiiknyaa………jadi kepingin. hehee

    Comment by dyagnoz — June 17, 2009 @ 3:57 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
























Creative Commons License
© 2006. Adhi Laksono.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here